Jadilah diri sendiri; Diri orang lain sudah ada yang memiliki.
— Oscar Wilde.
Inilah pos pertama di blog baru saya. Saya baru saja memulai blog baru ini, jadi ikuti terus untuk melihat konten lainnya. Berlangganan di bawah untuk mendapatkan pemberitahuan ketika saya mengeposkan pembaruan terbaru.
Sebelum membahas lebih jauh tentang apa itu business model canvas, tujuannya, dan contohnya kita perlu tau apa yang dimaksud dengan Business Model. Menurut Alexander Osterwalder, Business Model adalah gambaran dasar bagaimana sebuah organisasi membuat, menyampaikan dan menangkap value yang ada. Dalam bisnis baru atau yang sudah berkembang tetap pelu bisnus model agar tetap jelas apa yanga akan, sedang, dan sudah dikerjakan. Business model adalah frame dari sebuah rencana bisnis dengan memikirkan bagaimana perusahaan dan memperhitungkan semua komponen-komponen bisnis.
Business Model Canvas adalah suatu strategi manajemen yang digunakan untuk merancang perencanaan bisnis perusahaan berdasarkan proposisi nilai perusahaan, produk, infrastruktur, pelanggan, dan keuangan. Atau bisa juga disebut sebagai alat representasi visual yang dapat menjelaskan secara komprehensif sebuah proses bisnis. Dengan BMC, kita bisa memahami sebuah bisnis secara garis besar tanpa harus membuat dokumen bisnis plan panjang lebar.
Tujuan Business Model Canvas bertujuan untuk membantu setia perurahaan merancang perencanaan proses bisnis dan menerapkan serta memvalidasi poin penting dalam bisnis yaitu seperti sumber daya, aktivitas, hubungan yang akan dijalin dengan pihak terkait pendapatan, hingga pengeluaran yang harus dikeluarkan.
Contoh Business Model Canvas Terdapat 9 model BMC yang penting dalam suatu perencanaan bisnis perusahaan, yaitu antara lain :
Customer Segment Menjelaskan siapa pelanggan potensial dari produk yang kita tawarkan. Customer segment mencakup penjual barang dan pembeli. Yaitu untuk mengenali lebih jelas siapa segmentasi pelanggan yang diincar.
Value Proposition Menjelaskan tentang nilai tambah yang akan membuat bisnis kita terlihat menarik dan berbeda dengan bisnis lainnya. Biasanya berupa solusi atau inovasi yang ditawarkan dan menjadi keunggulan utama perusahaan.
Channel Sederhananya, channel adalah media yang pebisnis gunakan untuk men-deliver solusi yang ditawarkan untuk sampai ke konsumen yang belum mengetahui produk kita. Seperti bagaimana cara produk/jasa bisa sampai ke tangan pelanggan dan apakah cara itu efektif?
Customer Relationship Jika channel lebih banyak menjangkau orang yang belum tahu produk,maka customer relationship adalah bagaimana cara kita untuk bisa selalu terhubung dengan pelanggan dan memastikan pelanggan puas setelah menggunakan produk/jasa yang ditawarakan.
Revenue Stream Berisi tentang apa saja produk/jasa yang kita jual untuk bisa menghasilkan revenue atau pemasukan untuk bisnis kita.
Key Resources Berisi tentang bahan baku produk, sumber daya yang harus dimiliki dan asset yang dibutuhkan dalam menjalankan bisnis.
Key Activities Berisi tentang strategi bisnis dan kegiatan yang akan dilakukan untuk mencapai target bisnis kita
Key Partnership Penggambarannya setiap bisnis tidak bisa berjalan sendiri kita butuh supplier, vendor atau agensi untuk bisa mendapatkan atau menggerjakan kebutuhan bisnis kita.
Cost Structure Berisi biaya-biaya yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis tersebut.
Berikut ini adalah bisnis Baju Kaus dengan motif-motif yang menarik. Dikarnakan kaus paling sering dipakai baik untuk di rumah ataupun saat berpergian. Berikut ini contoh business model canvasnya:
Seiring dengan meluasnya pemakaian internet dalam berbagai aspek kehidupan masa kini, Digital Marketing menjadi semakin populer dan penting. Secara umum, Digital Marketing adalah segala bentuk aktivitas pemasaran produk dan jasa, dapat diakses menggunakan teknologi digital, terutama Internet, termasuk telepon seluler. Pengertian digital marketing, menurut Chaffey (2002:14), adalah sebuah bentuk penerapan dari teknologi digital yang membentuk online channel ke pasar (berbentuk website, e-mail, dan media sosial lainnya) yang memberikan kontribusi terhadap kegiatan pemasaran sehingga bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dan mempertahankan konsumen. Sedangkan, menurut Urban (2002:14), digital marketing adalah penggunaan internet dan teknologi komunikasi sebagai peningkatan fungsi metode pemasaran yang tradisional. Utamanya, digital marketing tidak lepas dari perkembangan teknologi dan akan selalu beradaptasi.
Strategi Digital Marketing
Berikut Ini adalah beberapa strategi pemasaran digital pada umumnya:
Search Engine Optimization (SEO) SEO yang merupakan singkatan dari Search Engine Optimization atau optimasi mesin pencari adalah upaya mengoptimasi website untuk mendapatkan peringkat teratas di hasil pencarian. Dengan mendapatkan ranking tinggi di hasil pencarian, potensi trafik visitor kita pun meningkat. SEO juga akan membantu kita mendapatkan trafik yang tepat. Jadi tidak hanya fokus pada trafik tinggi, tetapi juga trafik yang tepat sesuai dengan tujuan utama website tersebut.
Search Engine Marketing SEM SEM merupakan singkatan dari Search Engine Marketing. Sama seperti SEO, SEM juga memiliki tujuan untuk mendapatkan tampilan website atau blog pada halaman utama Search Engine Result Page. SEM adalah aktivitas marketing menggunakan iklan berbayar yang muncul pada mesin pencari atau search engine seperti Google. Berbeda dengan SEO yang mendatangkan pengunjung ke website tanpa berbayar, SEM merupakan salah satu cara berbayar untuk mendatangkan traffic ke website. Search Engine Marketing atau yang biasa disebut SEM merupakan satu dari sekian banyak metode di dalam internet marketing. SEM jika digunakan dengan baik dan benar, dapat membantu bisnis berkembang pesat di era digital yang semakin hari semakin kompetitif. SEM berfungsi untuk meningkatkan pengunjung dan popularitas, serta keyword yang akan ditargetkan.
Blog/Website Marketing Blogging marketing adalah taktik pemasaran dengan menggunakan blog atau website untuk meningkatkan visibilitas suatu bisnis. Blog marketing adalah saluran pemasaran (seperti media sosial, pemasaran via email, dan lain-lain) yang membantu mendukung pertumbuhan suatu bisnis. Keuntungan dari blog marketing, yaitu dapat membantu dalam mengendalikan trafik suatu situs web, membantu membangun otoritas bagi produk (dengan membuat sejumlah konten yang bermanfaat bagi pengunjung), serta dapat menjadi lahan bisnis jangka panjang (jika laman mendapatkan peringkat yang cukup tinggi di halaman mesin pencari).
Content Marketing Content marketing adalah strategi pemasaran dimana kita merencanakan, membuat, dan mendistribusikan konten yang mampu menarik audiens yang tepat sasaran, kemudian mendorong mereka menjadi kustomer. Pada dasarnya, pemasaran konten adalah tentang mempromosikan bisnis melalui interaksi dengan pelanggan dan meyakinkan mereka untuk melakukan pembelian. Konten dalam content marketing bisa dalam berbagai bentuk seperti gambar, video, audio, tulisan, dsb. Selain bentuknya, kita juga bisa membedakan konten dari sifatnya: menghibur, mendidik, emosional, dll. Yang terpenting adalah konten kita harus menarik.
Sosial Media Marketing Sosial media marketing merupakan langkah pemasaran yang bisa dilakukan melalui media sosial. Kita bisa membuat konten yang tepat dan sesuai dengan bisnis, sehingga calon konsumen tertarik untuk melihatnya. Di dalam teknik ini, pemilihan media sosial merupakan poin penting. Selain itu, juga harus bisa menyasar target bisnis yang tepat sejak awal, agar pemasaran ini bisa mendatangkan angka penjualan maksimal.
Email Marketing Email marketing adalah cara pemasaran yang sering dilakukan oleh para pelaku bisnis online dengan memanfaatkan media email. Pemasaran melalui email mungkin bukan sumber utama untuk menghasilkan prospek baru ke bisnis, tetapi cara ini lebih sering digunakan sebagai bentuk komunikasi dengan pelanggan yang menyukai layanan atau produk dan telah memilih untuk berlangganan. Peluang untuk berhasil membuat pelanggan setia yang terus kembali untuk membeli produk atau jasa yang ditawarkan, meningkat melalui pemasaran email. Sebagian besar bisnis menggunakan pemasaran email untuk mengirim buletin mingguan, penawaran promosi, dan pembaruan tentang produk dan layanan mereka. Memiliki pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana setiap segmen pemasaran digital dapat berkontribusi pada bisnis dan akan membantu untuk menentukan struktur pemasaran digital yang ingin dibuat dan dijalankan.
Banner Marketing Banner marketing atau Iklan spanduk biasanya ditempatkan di lokasi yang mudah terlihat di halaman situs web, kemudian menciptakan awareness dan menghasilkan klik-tayang. Lokasi yang memiliki visibilitas tinggi ini mencakup bagian depan, bawah, atau samping halaman situs web; tempat yang paling terlihat oleh pengunjung web.
Mobile Marketing Mobile marketing adalah bentuk pemasaran melalui konten digital yang terkait dalam menjangkau audiens yang memakai ponsel seluler.
Viral Marketing Viral marketing adalah ketika seseorang membuat sebuah video atau konten visual yang beresonansi dengan target audiens mereka. Konten itu dibagikan hingga menyebar atau menjadi viral. Saat produk tersebut menjadi viral, segala bentuk penjualan, keterlibatan, dan kesadaran merek perusahaan dapat meningkat secara dramatis. Umumnya, suatu produk akan viral setelah di-endorse oleh seorang selebritas atau influencer karena jumlah pengikut mereka di media sosial banyak.
Manfaat Digital Marketing
Keuntungan utama dari digital marketing adalah bahwa audiens yang ditargetkan dapat dijangkau dengan cara yang hemat biaya dan terukur. Keuntungan digital marketing lainnya yaitu meningkatkan loyalitas merek dan mendorong untuk penjualan online. Adapun manfaat dari digital marketing adalah sbb :
Jangkauan skala global Situs web memungkinkan pemasar untuk menemukan pasar baru dan berdagang secara global walau hanya dengan biaya yang sangat kecil.
Biaya lebih rendah Kampanye digital marketing yang terencana dan tepat sasaran dapat menjangkau pelanggan yang tepat dengan biaya yang jauh lebih rendah dari pada metode pemasaran tradisional.
Hasil yang dapat dilacak dan terukur Berbagai alat atau aplikasi tercipta bersama dengan lahirnya teknologi digital, seperti analisis web dan alat metrik online lainnya yang mempermudah untuk menetapkan seberapa efektif pengiklanan yang dilakukan oleh pemasar. Para pemasar dapat memperoleh informasi terperinci tentang bagaimana pelanggan menggunakan situs web mereka atau menanggapi iklan yang mereka luncurkan.
Personalisasi Jika basis data pelanggan ditautkan ke situs web, maka setiap kali seseorang mengunjungi situs tersebut, dapat menyambut mereka dengan penawaran yang ditargetkan. Semakin banyak mereka membeli, semakin dapat menyempurnakan profil pelanggan dan memasarkan secara efektif kepada mereka.
Keterbukaan Dengan menggunakan media sosial dan mengelolanya dengan hati-hati, pemasar mempunyai kesempatan untuk membangun loyalitas pelanggan dan menciptakan reputasi yang mudah untuk diajak berinteraksi.
Mata uang sosial Digital marketing memungkinkan seorang pemasar untuk membuat kampanye yang menarik menggunakan taktik pemasaran konten. Konten (gambar, video, artikel) dapat memperoleh mata uang sosial yang diteruskan dari pengguna ke pengguna dan menjadi viral.
Peningkatan tingkat konversi Dengan mempergunakan situs web, pelanggan hanya perlu beberapa klik untuk melakukan pembelian. Tidak seperti media lain yang mengharuskan orang untuk bangun dan menelepon, atau pergi ke toko, pemasaran digital bisa berjalan langsung di mana saja dan kapan saja.
Keunggulan Digital Marketing
Perkembangan teknologi digital saat ini begitu luas dan merata di hampir semua lapisan masyarakat. Sehingga tidak heran jika digital marketing ini menjadi salah satu jalan utama yang diincar oleh para pengusaha. Berikut ini adalah beberapa keunggulan dari digital marketing yaitu sbb :
Jangkauan secara geografis yang lebih luas
Menggunakan media online yang dapat diukur dengan tepat dan real-time
Digital marketing dapat membantu pebisnis untuk menghitung budget marketing perusahaan.
Dapat mengetahui secara spesifik jumlah iklan yang dilihat, serta konversi penjualan dari setiap iklan. Sehingga bisa mengetahui dan mengevaluasi iklan mana yang berpengaruh atau tidak.
Kesimpulan
Digital Marketing atau Pemasaran Digital, saat ini merupakan suatu keharusan untuk dilakukan bagi semua perusahaan dan merupakan strategi pemasaran yang efektif. Strategi Digital Marketing minimal meliputi Search Engine Optimization (SEO), Blog/Website Marketing, Mobile Marketing, E-mail Marketing, Search Engine Marketing, Social Media Marketing, Banner Marketing, dan Content Marketing
Pemasaran adalah kegiatan meneliti kebutuhan dan keinginan konsumen (probe), menghasilkan barang dan jasa sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen (product), menentukan tingkat harga (price), mempromosikannya agar produk dikenal kosumen (promotion), mendistribusikan produk ketempat konsumen (place). Prinsip dasar pemasaran yaitu menciptakan nilai bagi pelanggan (costum value), keunggulan bersaing (competitive advantages) dan fokus pemasaran (focus). Pemasaran sangat dibutuhkan agar bisnis dapat berkembang pesat. Dalam pemasaran memilih strategi dan teknik pemasaran adalah hal yang sangat penting. Oleh karena itu, para pelaku bisnis harus menguasai berbagai teknik untuk mengenalkan produk atau layanannya secara optimal. Dengan demikian, pemasaranpun dapat terarah dan terfokus dan pada akhirnya memperoleh keuntungan.
Tujuan dan Teknik Strategi Pemasaran
Tujuan pemasaran adalah bagaimana agar barang dan jasa yang dihasilkan disukai, dibutuhkan, dan dibeli oleh konsumen. Selain itu, pemasaran diharapkan juga dapat memperluas cakupan promosi, dan berusaha lebih memperbesar cakupan penjualan.
Teknik pemasaran merupakan suatu metode untuk mempromosikan produk atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan dengan strategi-strategi yang terbaik untuk memperoleh keuntungan. Dengan adanya teknik ini diharapkan dapat membuat konsumen lebih tertarik. Teknik pemasaran yang baik dapat menunjang bisnis untuk berkembang dengan pesat dan sesuai perencananaan yang dibuat.
Berikut ini adalah 8 Teknik Pemasaran Produk Terbaik.
Melakukan Segmentasi Pasar Segmentasi pasar adalah salah satu teknik pemasaran dengan cara mengelompokan pasar sesuai dengan jenis kelamin, usia, dan wilayah agar dapat membuat promosi menjadi tepat sasaran. Pemasaran yang dilakukan disesuaikan dengan pengelompokan pasar yang telah dilakukan.
Perencanaan Produk Selanjutnya perencanaan produk yang meliputi detail produk yang terperinci, pemberian merek produk, pengemasan, serta persediaan produk. Melakukan pengenalan suatu produk dapat dilakukan dengan cara diferensiasi produk atau perencanaan produk yang berbeda dari produk lainnya. Hal tersebut bisa berupa pengemasan yang lebih menarik atau juga pelayanan terbaik dalam menerima keluhan-keluhan pelanggan.
Penetapan Harga yang Sesuai Harga disesuaikan dengan kualitas produk atau pasaran kompetitor. Harga yang murah memang diminati oleh konsumen, namun konsumen juga akan mempertimbangkan kualitasnya. Dengan demikian, jangan ragu menetapkan harga yang mahal selama kualitasnya terjamin.
Pendistribusian Langkah selanjutnya yaitu Pendistribusian. Melakukan distribusi bisa menjalin kemitraan dengan para agen dan distributor agar produk sampai ke tangan konsumen akhir. Dalam proses pendistribusian pastikan jumlah produk disesuaikan dengan wilayah. Wilayah yang memiliki permintaan produk yang tinggi hendaknya mendapatkan kuantitas barang yang banyak.
Promosi Promosi dimaksud agar produk yang dihasilkan lebih banyak dikenali oleh banyak orang. Dengan demikian, bisnis akan dengan mudah untuk mendapatkan calon konsumen baru. Semakin banyak melakukan promosi, potensi untuk meningkatkan penjualan semakin tinggi. Kesempatan untuk mendapatkan keuntungan akan semakin besar. Khususnya pada saat ini, dimana peluang untuk melakukan promosi tersedia di berbagai media. Terdapat 2 teknik pemasaran yaitu : Menggunakan Media Sosial : Keberadaan sosial media saat ini sangatlah penting untuk melakukan promosi. Media yang dapat menghubungkan banyak orang di dunia ini merupakan kesempatan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar melalui memperbesar peluang untuk mendapatkan konsumen. Dari Mulut ke Mulut : Word of mouth (WOM), cukup efektif untuk pemasaran. Bahkan dari dulu, promosi model ini merupakan promosi yang paling efisien dan mudah untuk dilakukan agar produk tersebut mudah dikenali oleh banyak orang. Untuk menciptakan WOM tersebut harus memiliki Products Branding. Oleh sebab itu, pastikan kita memperhatikan pentingnya menciptakan produk yang berkualitas atau image yang baik terhadap produk tersebut. Pasalnya secara tidak langsung, konsumen pun akan bertindak sebagai promotor yang akan akan memperkenalkan produk kita kepada kerabat atau orang terdekatnya.
Penciptaan Product Branding Product Branding adalah membuat sebuah produk memiliki nilai jual yang tinggi dengan penciptaan image yang baik terhadap produk tersebut. Seperti tas-tas, baju, atau aksesoris lain yang memiliki merek atau brand, walaupun harganya mahal namun memiliki segmen pasar yang cukup baik. Berangkat dari hal tersebut maka akan muncul WOM di masyarakat. Dengan demikian, hal tersebut merupakan bagian dari promosi atau marketing secara tidak langsung.
Pemberian Insentif Sebagai Media Promosi Ada kalanya dalam pemasaran membutuhkan jasa pihak ketiga, baik reseller, distributor, promotor. Pihak-pihak tersebut harus diberikan insentif karena telah berhasil memperluas jaringan penjualan. Dengan demikian, promosi yang dilakukan akan lebih efektif. Insentif bisa saja diberikan pada konsumen yang membeli produk dalam jumlah banyak. Hal tersebut tentunya akan membuat konsumen merasa senang dan dihargai. Dengan demikian, akan terjalin ikatan emosional antara konsumen dan penjual. Apabila ikatan emosional sudah terjalin maka akan sulit bagi konsumen untuk berpindah ke produk kompetitor.
Memberikan Potongan Harga atau Diskon Sebagai bagian dari pemasaran pun sebaiknya untuk memberikan potongan harga atau diskon pada konsumen agar bisa meningkat menjadi pelanggan tetap. Hal ini merupakan strategi untuk membuat konsumen melakukan pembelian berulang (repeat order).
Perencanaan Pasar
Beberapa langkah dalam merencanakan pemasaran bagi usaha baru, yaitu sebagai berikut :
Penentuan kebutuhan dan keinginan pelanggan riset pasar harus diarahkan dan dibutuhkan konsumen, berapa jumlahnya, kualitas yang bagaimana, siapa yang membutuhkan, dan kapan mereka membutuhkan.
Memilih pasar sasaran khusus (special target market) Ada tiga jenis pasar sasaran khusus, yaitu sebagai berikut : Pasar individual (Individual Market) adalah pasar yang memberikan layanan kepada individu-individu tertentu untuk memenuhi kebutuhan secara individual. Jenis pasar ini sangat cocok untuk perusahaan kecil dan menengah. Relung Pasar (niche market) yaitu pasar yang memberikan pelayanan khusus untuk konsumen tertentu, misalnya petani, pegawai negeri, pedagang dan sebagainya. Pasar tersegmentasi (market segmentation) yaitu pasar yeng menyediakan pelayanan bagi kelas konsumen tertentu. Dari tiga altematif pasar sasaran tersebut, bagi perusahaan kecil dan usaha baru lebih tepat bila memilih pasar khusus (niche market) dan pasar individual (individual market). Sedangkan untuk perusahaan menengah dan besar lebih baik memilih segmen pasar (segmentation market).
Menempatkan Starategi Pemasaran dalam Persaingan. Ada 6 strategi untuk memenuhi permintaan dari Iingkungan pasar persaingan yaitu sebagai berikut :
Berorientasi pada pelanggan (customer orientation).
Kualitas (quality), ialah mengutamakan Total Quality Management (TQM) yaitu efektif, efisien, dan tepat.
Kenyamanan (convenience), yaitu memfokuskan perhatian pada kesenangan hidup, kenyamanan, dan kenikmatan.
Inovasi (innovation), yaitu harus berkonsentrasi untuk berinovasi dalam produk, jasa, maupun proses.
Kecepatan (speed), atau disebut juga Time Compression Management (TCM), yang diwujudkan dalam bentuk : Kecepatan untuk menempatkan produk baru di pasar. Memperpendek waktu untuk merespons keinginan dan kebutuhan pelanggan (customer response time).
Pelayanan dan kepuasan pelanggan.
4. Pemilihan Strategi Pemasaran Strategi pemasaran ialah paduan dari kinerja wirausaha dengan hasil pengujian dan penelitian pasar sebelumnya dalam mengembangkan keberhasilan strategi pemasaran. Untuk menarik konsumen, wirausaha bisa merekayasa indikator-indikator yang terdapat dalam bauran pemasaran (marketing mix), yaitu probe, product, price, place, promotion.
Kesimpulan Dalam mengembangkan bisnis, sangat penting untuk kita melakukan teknik dan strategi pemasaran agar dapat membuat konsumen tertarik untuk menggunakan produk atau jasa yang dihasilkan. Oleh sebab itu, sebaiknya kita mengetahui lebih banyak mengenai pengertian dan dan perencanaan pemasaran yang dilakukan kemudian. Setelah mengetahui lebih lengkap tentang teknik dan strategi pemasaran produk, serta langkah-langkah yang harus ditempuh. Maka langkah selanjutnya, adalah mempraktikkan hal tersebut untuk menarik pelanggan dan mendapatkan konsumen yang baru agar penjualan semakin berkembang.
Secara umum pitch deck adalah sebuah presentasi singkat yang menjelaskan gambaran mengenai rencana bisnis yang ingin kita kembangkan. Dengan adanya pitch deck kita bisa menjelaskan seperti apa dan bagaimana produk kita untuk bisa dijabarkan kepada para calon investor. Yang pasti kita harus membuatnya semenarik mungkin. Pitch deck biasanya dibuat menggunakan berbagai macam tools umum seperti PowerPoint, KeyNote, atau Prezi. Tidak hanya untuk menjelaskan rencana bisnis, pitch deck juga bisa digunakan saat bertemu dengan perusahaan lain untuk bekerja sama atau orang yang akan menjadi calon Co-Founder. Tujuan umum penyusunan pitch deck, yaitu digunakan untuk menginformasikan sebuah ide bisnis kepada customer, co-founder (mitra bisnis), mitra usaha atau pihak-pihak lain yang dapat membantu atau menunjang pengembangan sebuah ide bisnis, maka pitch deck dapat digunakan di setiap tahapan siklus bisnis atau startup.
Yang harus kita perhatian dalam mempresentasikan pitch deck adalah sebagai berikut :
Menggambarkan atau memperkenalkan ide bisnis secara singkat dan jelas kepada pihak external.
Memberikan kesan pertama yang menarik/ memiliki daya tarik tersendiri.
Dapat meyakinkan pihak eksternal dengan pitch deck yang mengesankan dan mudah dimengerti. Agar mendapatkan perhatian dari para investor untuk nantinya bisa dilanjutkan ketahapan atau pertemuan selanjutnya.
Unsur-unsur Pitch Deck Unsur –unsur pendukung sebuah pitch deck adalah sebagai berikut :
Cover : Bagian ini adalah yang terpenting dalam pitch deck, Dimana bagian ini menampilkan “Kesan Pertama” dari bisnis kita. Sampaikan “pernyataan pertama yang mengesankan / magic word” yang mengambarkan ide bisnis kita dan divisualisasikan dengan nama perusahaan, logo bisnis, dan tagline dari startup kita.
Problem : dalam bagian ini kita bisa menguraikan atau mengilustrasikan dengan jelas problem atau masalah yang ada. Pancing emotional feeling audience dengan menceritakan mengenai problem atau permasalahan yang biasa terjadi disekeliling kita yang berkaitan dengan produk/jasa yang kita tawarkan.
Solution : Setelah bagian ke 2, Kemudian jelaskan mengenai solusi yang diberikan.
Market Size : bagian ini kita menjelaskan secara singkat mengenai customer dan pasar potensial yang ada bagi produk atau jasa yang ditawarkan. Sepertin misalnya siapa calon customer kita, seberapa besar potensi pasar yang ada, dan segmen pasar mana yang dituju.
Product : Jelaskan produk atau jasa yang ditawarkan secara singkat dan jelas. Jelaskan apa itu produk/jasa yang ditawarkan, dan tunjukkan perbedaan antara sebelum dengan sesudah menggunakan solusi dari produk tersebut tampilkan juga testemoninya jika ada.
Business Model : Investor mau berinvestasi di suatu bisnis karena mereka percaya bahwa visi/misi dan team perusahaan mampu memperlihatkan besarnya pasar yang bisa dijangkau dan yang menghasilkan “return on investment”. Jelaskan secara singkat tentang market and customer segment, operating cost structure, revenue streams, Pricing model, Sales and distribution channels, Key partner and aktivities, Gross Margin, dan lain sebagainya
Go to Market : Jelaskan bagaimana perencanaan dari bisnis yang ditawarkan untuk mendapatkan perhatian pelanggan dan seperti apa proses penjualannya. Gambarakan dengan ringkas dan jelas taktik (strategic).
Competition : Jelaskan bagaimana kondisi persaingan yang dihadapi? Buatkan peta persiangan yang ada (posisi, kekuatan, kelemahan, dan peluang yang mereka miliki). Kita juga dapat menunjukkan data dari apa saja yang sudah terjadi pada bisnis kita, dimana posisi kita, dan bagaimana kondisi persaingan pasar dari bisnis yang dijalankan tersebut.
Traction : Yaitu suatu pembuktian bahwa ide bisnis atau bisnis yang ditawarkan mempunyai nilai ekonomis atau potensial untuk dapat dikembangkan dengan baik. Gambarkan secara singkat tentang: – Sales: (jika ada) – Other metrics: seperti transaksi, site trafiic, pertembuhan penjualan atau customer dan lain sebagainya. Forecast/Projection: digunakan jika belum ada real data pendukung, – Milestones : Pencapain jangka pendek dan jangka panjang dari suatu perencanaan. Atau paling tidak, kalaupun belum ada pencapaian, kita dapat menyajikan tahapan-tahapan perencanaan pencapain dari produk atau perusahaan. – Emotional validation : Mitra bisnis atau customer testimoni atau review yang dilakukan media Contoh :
Team: Jelaskan mengapa team perusahan kita adalah orang yang tepat dan kompeten untuk menjalankan ide bisnis yang direncanakan. Tunjukkan bagaimana keahlian dan keunik setiap anggota tim.
Call for Action : Buatlah pernyataan secara singkat namun jelas mengenai apa yang dibutuhkan (tujuan utama) bisnis anda saat ini. Gambarkan mengenai seberapa besar dana yang dibutuhkan, untuk apa, dan bagaimana kerjasamanya
Close : Sebagai slide penutup, cantumkan, Nama dan logo starup, Contact atau bagaimana mana cara menghubungi kembali, Cantumkan kembali “pernyataan pertama yang mengesankan” dari Ide Bisnis atau perusahaan.
Tips Penyusunan Pitch Deck Sebagai tambahan, berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menyusun sebuah Pitch Deck, yaitu sebagai berikut :
Buat pitch deck yang terdiri atas 10 – 15 slide (singkat dan jelas mudah dipahami)
Pahami Materi Pitch Deck dengan Baik
Gunakan ukuran huruf yang mudah terbaca
Hindari penggunaan kata-kata yang rumit dan bertele-tele
Pelajari pitch deck dari perusahaan lain juga
Kira-kira inilah cara membuat pitch deck untuk menarik investor dan calon customer. Sebagai penutup, pastikan juga pitch deck kalian cukup jelas untuk dibaca dan menarik untuk dilihat. Semoga bermanfaat ^_^
Pembahasan kali ini saya dapat dari Webinar dengan tema “Marketing Insight – Apa dan Bagaimana”. Yang di bahas oleh narasumber pertama yaitu Ibu Diana Fajarwati – Associate Director at Prompt Research. Disini kita akan membahas apa itu Marketing Insight dan bagaimana cara kita mendapat market Insight itu sendiri.
Ibu Diana Fajarwati sedang memaparkan materi Webinar “Marketing Insight Apa dan Bagaimana”
Business Goal
Dalam berbisnis pasti kita punya tujuan yang ingin kita capai. Berikut ini adalah beberapa kategori dalam business goal:
Diterima oleh pasar : Bagaimana caranya bisnis kita bisa diterima oleh pasar
Consumers satisfaction : Bagaimana bisnis kita bisa di senangi oleh pasar
Profit : Dan bagaimana caranya menghasilkan profit bagi perusaan
3 hal ini dapat di capai jika kita bisa memahami kebutuhan pasar. Kebutuhan konsumen akan terus berubah secara dinamis sesuai dengan perkembangan yang ada. Seperti misalnya kalau dulu kita tidak begitu peduli dengan kesahatan sekarang karena adanya pandemic covid-19 banyak orang sudah mulai hidup sehat.
Contoh Produk yang sedang tren saat ini
Ada 3 kata kunci terminologi kebutuhan pasar (bagaimana cara kita memahami pasar):
Relevant (apa yang relevan dengan pasar saat ini) Sesuai dengan kondisi lingkungan atau trend yang berkembang saat ini. Apa yang berubah di lingkungan akan mempengaruhi perubahan pasar dan juga mempengaruhi perubahan perilaku konsumen. Seperti contoh tadi kesadaran akan kebersihan dulunya tidak terlalu dipentingkan (oleh kebanyakan orang ada istilah kata “belum 5 menit”) sekarang dengan adanya covid-19 orang-orang semakin peduli dengan kebersihan. Relevan itu terkait dengan lingkungan yang nyata terjadi saat ini. Satu contoh lagi agar lebih memahami : Generasi sekarang ini seluruh hidupnya sudah full di HP (diinternet) karena konsidi saat ini yang tidak memungkinkan untuk sekolah atau membuat kerumunan yang bisa menyebarkan virus covid-19 ini, seruruh sekolah/universitas akhirnya membuat system belajar mengajar online. Guru-guru harus bisa beradaptasi mencari formulasi untuk bisa mengajar dengan baik dan menyampaikan setiap materi agar bisa dipahami oleh para murid walaupun tanpa adanya tatap muka.
Appealing (apa yang menarik dan disukai oleh pasar saat ini) Produk yang relevan itu belum tentu menarik buat konsumen, Produk itu juga harus disenangi oleh konsumen. Pertanyaannya adalah sekarang konsumen sedang senang dengan produk/jasa apa? Contohnya : sekarang sedang trend kosmetik korea banyak sekali anak-anak muda wanita ataupun bahkan pria yang ingin sekali wajahnya terlihat glowing seperti artis-artis korea, mulailah keluar banyak sekali produk-produk kecantikan mulai dari makeup, masker, dan berbagai macam skincare lainnya. Menimbulkan suatu emosional positif. Ada 3 komponen appealing : a. Functional value (dari fungsinya atau fiturnya yang membuat value positif) b. Emotional value (yang bisa meningkatkan emosional positif yaitu membuat orang merasa nyaman, merasa senang, dan merasa terbantu). c. Symbolic Value (misalkan kalau kita menggunakan barang baju/sepatu/aksesoris tersebut bisa membuat kita jadi terlihat muda, terlihat maco, atau jadi terlihat lebih cantik dan lain sebagainya)
Suitable (Empati terhadap kapasitas konsumen) Berbicara soal empati kita terhadap suatu kapasitas konsumen (Kemampuan konsumen terkait dengan produk). Kalau kita memakai kapabilitas konsumen umumnya kita berbicara tentang kemampuan financial. Konsumen itu mampu atau tidak membeli produk kita. Tapi suitabel tidak hanya sekedar finansial saja kita juga harus tau problem konsumen terkait dengan lifestyle (gaya hidup) dan juga demographic, sociographic, belive. Suitable ini biasanya digunakan untuk memilih target market yang tepat dan pemahaman tentang pasar.
Kapabilitas konsumen
Apa yang disebut dengan insight?
Insight adalah suatu informasi yang sudah sampai pada intinya bagaimana kita bisa memahami suatu problem yang complicated. Kita mendapatkan informasi yang clear, deap dan kadang-kadang munculnya tiba-tiba.
Market insight adalah bagaimana kita memahami suatu pasar dengan jelas dan mendalam. Jika terjadinya tiba-tiba Bagaimana cara mendapatkan insight ? yaitu dengan melakukan market research. Market research adalah perencanaan, pengumpulan, dan analisis data yang relevan dengan pengambilan keputusan pemasaran dan mengkomunikasikan hasil analisis ini kepada manajemen.
Qualitative Research Bisa dilakukan dengan observasi melihat Tren yang terjadi di masyarakat secara langsung. Ethnography /netnography (lazim dilakukan) dilihat berdasarkan pemahaman akan suatu fenomena.
Quantitative Research Penelitian yang menggunakan analisis untuk mendapatkan informasi, dilihat berdasarkan fakta-fakta sosial yang terukur dengan jelas. Untuk melakukan quantitative research ini sekarang sudah lebih mudah bisa memakai online survey yang ada di internet. Pertanyaannya adalah apa saja yang bisa kita di lakukan dalam online survey? Misalkan kita punya beberapa jenis label yang sudah dibuat dan mau memilih label yang paling appealing, cocok dengan consumen. Kita bisa memakai online survey agar bisa lebih mudah. Berikut ini 3 basic pertanyaan dalam online survey : – Apa problem utama anda terkait dengan …. Misalkan, anda sekarang ini sedang mengeluarkan produk terkait dengan pembersih wajah atau cream wajah, jadi apakah problem utama anda terkait dengan pembersih wajah misalnya berjerawat, kusam, dan ada kerutan. – Jika ada solusi dari problem tersebut, apa yang berubah dalam hidup anda …. Ini bisa juga melihat apakah produk kita ini benar-benar dibutuhkan atau tidak bagi konsumen. – Seberapa mudah /susah menemukan solusi tersebut dipasar? Dari sini kita bisa menemukan apakah yang paling problematik dari konsumen terkait dengan perawatan contoh kulitnya sangat sensitive susah sekali untuk cocok dengan berbagai produk kecantikan ini yang harus kita perhatikan yang belum ada solusinya dipasar.
Sosial Media Listening Contohnya kita bisa melihat produk apa yang paling dibutuhkan saat ini lewat review dari vloger” di Instagram misalnya biasanya banyak sekali yang akan mengikuti produk yang dipakai oleh vloger tersebut. Bisa juga dari Tik Tok, Instagram dan berbagai macam platform sosial media lain yang sekarang sudah banyak orang yang memakainya. Ketiga hal ini akan terus berubah sesuai dengan perkembangan zaman.
Kesimpulan : Kita harus bisa beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang ada, kita harus tau apa yang di butuhkan dan apa yang disukai oleh pasar. Banyak hal yang bisa kita lakukan sebagai stategi kita untuk memasarkan produk melalui sosial media yang semakin berkembang dan menjadi tren zaman ini. Dengan media sosial kita juga bisa membuat suatu survey dengan berbagai kalangan dengan biaya yang murah bahkan tanpa biaya berinteraksi langsung dengan pasar. Dan menggunakannya untuk pemasaran dan menyusun target-target market. Bagaimana memulainya? mulai aja dulu (beradaptasi dengan lingkungan)buatlah sebuah ekperimen-ekperimen untuk bisa mencapai produk yang benar-benar unggul di pasar.
Kemitraan adalah “Suatu strategi bisnis yang dilakukan oleh dua pihak atau lebih dalam jangka waktu tertentu untuk meraih keuntungan bersama dengan prinsip saling membutuhkan dan saling membesarkan”. kemitraan membantu para pelaku kemitraan dan pihak-pihak tertentu dalam mengadakan kerjasama kemitraan yang saling menguntungkan (win-win solution3) dan bertanggung jawab. Ciri dari kemitraan adalah Menurut Hafsah (1999), tujuan ideal kemitraan yang ingin dicapai dalam pelaksanaan kemitraan yaitu (1) meningkatkan pendapatan usaha dan masyarakat, (2) meningkatkan perolehan nilai tambah bagi pelaku kemitraan, (3) meningkatkan pemerataan dan pemberdayaan masyarakat, (4) meningkatkan pertumbuhan ekonomi perdesaan, wilayah dan nasional, (5) memperluas kesempatan kerja dan (6) meningkatkan ketahanan ekonomi nasional.
Tujuan tersebut dapat dicapai jika kemitraan bisa berjalan langgeng, dan kedua pihak menaati kesempatan-kesempatan yang dibuat bersama. Dalam kemitraan pihak-pihak yang bermitra masing-masing harus mendapatkan keuntungan tidak bisa hanya satu pihak saja yang diuntungkan. Jika hasil yang diperoleh dari kemitraan tidak lebih baik dari tanpa kemitraan, berarti kemitraan tersebut gagal. Manfaat Kemitraan, antara lain :
Manfaat produktivitas Produktivitas adalah suatu model ekonomi yang diperoleh dari membagi output dengan input. Produktivitas = output:input. Dengan formulasi dengan rumus 1+1>2, maka produktivitas dikatakan meningkat bila dengan input yang tetap memperoleh output yang semakin besar. Selain itu, produktivitas yang tinggi dapat diperoleh dengan cara mengurangi penggunaan input (dengan tidak mengurangi kualitas), sehingga dengan output yang tetap dengan penggunaan input yang sedikit menunjukkan adanya peningkatan produktivitas. Contohnya dalam penjelasan My Idea BMC sebelumnya (https://201901050jillianrauphotography.photo.blog/2020/10/31/my-idea-bmc-2/) Peningkatan produktivitas bagi usaha baju bisa dicapai yaitu dengan cara menambah unsur input baik kualitas maupun kuantitasnya akan diperoleh output dalam jumlah dan kualitas yang berlipat.
Manfaat efisiensi Manfaat efisiensi dapat diartikan sebagai dicapainya cara kerja yang hemat, tidak terjadi pemborosan, dan menunjukkan keadaan menguntungkan, baik dilihat dari segi waktu, tenaga maupun biaya. Contoh: perusahaan baju dapat mencapai efisiensi dengan menghemat tenaga dalam mencapai target tertentu dengan menggunakan tenaga kerja yang dimiliki oleh penyablon baju dan penjahit. Sebaliknya bagi penyablon baju yang yang umumnya relatif lemah dalam hal kemampuan teknologi dan sarana produksi, dengan bermitra akan dapat menghemat waktu produksi melalui teknologi dan sarana produksi yang disediakan oleh perusahaan. Tanpa kemitraan, maka perusahaan baju tidak dapat mengoptimalkan modalnya karena tidak ada tenaga kerja yang mengoperasikannya dan penyablon/penjahit tidak dapat memperkerjakan tenaga kerjanya karena tidak adanya modal dan saranaproduksi.
Manfaat jaminan kualitas, kuantitas, dan kontinuitas. Kualitas, kuantitas dan kontinuitas sangat erat kaitannya dengan efisiensi dan produktivitas di pihak penjahit yang menentukan terjaminnya pasokan pasar dan pada gilirannya menjamin keuntungan perusahaan. Ketiganya juga merupakan pendorong kemitraan, apabila berhasil dapat melanggengkan kelangsungan kemitraan ke arah sempurna
Manfaat dalam risiko Dalam kemitraan kedua pihak memberi peran yang sesuai dengan kemampuan masing-masing, sehingga keuntungan atau kerugian yang dicapai atau diderita kedua pihak sesuai dengan perannya masing-masing. Hal ini berarti bahwa dalam kemitraan, ada rasa senasib sepenanggungan antara pihak yang bermitra sehingga jika ada resiko ditanggung bersama antara pihak yang bermitra, sehingga resiko yang ditanggung masing-masing pihak menjadi berkurang.
Jenis-jenis Kemitraan Usaha
Dalam Kemitraan usaha, dapat dilihat beberapa jenis kemitraan, antara lain: Dilihat dari posisi pelaku yang bermitra, maka kemitraan dapat dibedakan atas: – Kemitraan vertical Kemitraan yang memiliki tahap atau tingkatan kegiatan produksi yang berurutan, dari tahap paling awal sampai tahap produksi akhir. Contoh: Kemitraan antara perusahaan yang tergabung dalam usaha yang menghasilkan produk tas dari bahan enceng gondok. Tahap satu – Pengumpul enceng gondok, tahap 2 – Pabrik Tas, Tahap 3 – Penyalu/Agen, dan tahap 4 – Pengecer. – Kemitraan horizontal Kemitraan dari sejumlah perusahaan yang memiliki kegiatan usahaatau yang menghasilkan produk sejenis.Contoh: Kemitraan antara perusahaan-perusahaan yang menghasilkanproduk tas.
Dalam Kemitraan ada dua hal penting yang harus diperhatikan, yaitu : 1. Pemilihan rekan bisnis yang tepat Agar tidak salah dalam memilih rekan yang akan diajak bermitra, maka harus diperhatikan hal-hal sebagai berikut:
Jangan jadikan uang sebagai pertimbangan utama.
Kenali calon rekan bisnis kita agar kita tidak kecewa dikemudian hari
Lakukan pendekatan-pendekatan di luar bisnis seperti pada acara syukuran calon mitra, hari ulang tahunnya atau pada acara moment-moment penting yang kebetulan dapat bertemu.
Minta penilaian dari orang yang bisa dipercaya seperti konsumen, tenaga lapangan, pesaing atau lembaga terkait. Rekap penilaian tersebut sehingga diperoleh kesimpulan yang akurat mengenai calon mitra yang akan diajak bermitra.
2. Adanya perjanjian yang berkekuatan hukum Dalam kemitraan perlu adanya perjanjian tertulis dari kedua pihak agar semua tindakan kerjasama tidak dilanggar oleng masing-masing pihak. Masing-masing pihak yang bermitra juga harus memiliki salinan/copy dari perjanjin tertulis tersebut. Dengan prosedur sebagai berikut :
Buat perjanjian hitam di atas putih, perjanjian secara tertulis yang menjamin dan mengikat kedua pihak. Untuk memperkuat secara hukum, maka perjanjian dibuat di atas kertas bermaterai.
Carilah saksi dalam penendatanganan perjanjian, sebagai pihak yang nantinya akan berbicara saat seandainya ada pihak yang mengingkari isi perjanjian.
Materai perjanjian, agar memiliki kekuatan hukum kertas perjanjian diberi materai
Pergi ke notaris, agar lebih memiliki kekuatan hukum sebaiknya dilakukan didepan notaris, yang bisa juga menjadi seorang saksi
Jangan lanjutkan kerja sama apabila ada pihak yang tidak mau menandatangani, jika ada salah satu pihak tidak mau menandatangi, berarti perjanjian kemitraan tersebut tidak dapat dilanjutkan.
Strategi Sukses Membangun Kemitraan Usaha Dalam merancang kemitraan pada kenyataannya tidaklah mudah seperti yang kita kira. Berikut ini langkah bagaimana merancang kemitraan dalam usaha dan bisnis.
Memiliki kesamaan tujuan dalam berbisnis dan usaha. Sebelum membangun kemitraan hal pertama yang harus dilakukan adalah menyamakan tujuan pengembangan usaha dan memajukan usaha serta bisnis yang akan dibangun.
Membangun Peran Bisnis. Untuk memaksimalkan kekuatan masing-masing pihak dalam kemitraan ini mempunyai peran anggota dalam kemitraan misalnya adalah pengaturan pembagian job kerja serta pembagian pendapatan.
Membuat Dasar Umum dalam kemitraan. Untuk mengantisipasi adanya hal-hal yang terjadi suatu saat dalam kemitraan dan dalam berbisnis serta bagaimana nantinya bila kemitraan ini terputus.
Terbukanya Komunikasi. Harus bisa menjalin komunikasi yang baik antara masing-masing pihak dalam menjalin kemitraan. Agar semua pihak bisa bekerja sesuai dengan kewajiban yang menjadi tanggung jawabnya.
Perjanjian Kemitraan. hal ini dilakukan untuk mendokumentasikan tanggung jawab dan kesepakatan, pembagian kerja, yang telah ditetapkan.
Dari penjelasan diatas kita dapat tau bahwa dalam membangun sebuah kemitraan terdapat sebuah hubungan timbal balik yang saling mengutungkan, adanya pembagian risiko dan keuntungan yang proposional inilah yang disebut kekutan dan karakter daripada kemitraan usaha demi tercapainya tujuan dan berkembangnya usaha yang kita miliki maupun yang ingin dicapai.
Pembahasan kali ini adalah tentang apa pengaruhnya suatu legalitas bagi keberlangsungan perusaan atau dalam memulai suatu usaha baru. Legalitas adalah sesuatu yang penting untuk membuka atau membangun usaha Perusahaan. Legalitas juga merupakan identitas perusaan yang dilegalkan/disahkan menurut undang-undang serta diakui oleh masyarat. Sehingga perusahaan bisa berdiri secara sah memiliki dokumen-dokumen yang sah di mata hukum dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku. Bagi pemerintah legalitas adalah suatu alat atau sarana untuk membina, mengarahkan, mengawasi, dan menerbitkan izin-izin usaha bisnis. Sedangkan manfaat dari legalitas Perusahaan adalah sebagai sarana perlindungan hukum, sarana promosi, bukti kepatuhan terhadap hukum, mempermudah mendapatkan suatu proyek dan mempermudah pengembangan usaha. Sebaliknya jika perusahaan tidak dilegalkan atau tidak ada legalitas akan sulit bagi perusahaan untuk berkembang dan menjalankan kegiatan usahanya karna dalam arti kata perusahaan tidak diakui secara umum maupun secara hukum.
Ada beberapa jenis identitas/jati diri yang melegalkan suatu perusahaan, yaitu antara lain :
Nama perusahaan
Merek
Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
Izin Usaha Industri (IUI)
Berikut ini adalah beberapa dokumen izin usaha yang dikeluarkan oleh pemerintah yang menyangkut legalitas perusahaan :
SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)
SIUP adalah surat izin yang diberikan oleh menteri atau pejabat yang ditunjuk kepada pengusahaan untuk melaksanakan kegiatan usaha di bidang perdagangan dan jasa. SIUP diberikan kepada para pengusaha, baik perseorangan, firma, CV, PT, koperasi, BUMN, dan sebagainya. SIUP berlaku selama perusahaan masih menjalankan kegiatan usaha barang/jasa dan sejak tanggal dikeluarkannya. Kewajiban pemilik atau pemegang SIUP antara lain:
Melapor kepada kepala kantor wilayah departemen perdagangan atau kepala kantor departemen perdagangan yg menerbitkan SIUP apabila perusahaan tdk melakukan lagi kegiatan perdagangan atau menutup perusahaan disertai dgn pengembalian SIUP, dan
melapor kepada kepala kantor wilayah departemen perdagangan setempat mengenai hal berikut: – pembukaan cabang atau perwakilan perusahaan. – penghentian kegiatan atau penutupan cabang atau perwakilan perusahaan.
Berdasarkan besarnya jumlah Modal dan Kekayaan Bersih di luar tanah dan bangunan atau jumlah modal disetor dalam akta pendirian/perubahan, maka penggolongan SIUP dibedakan menjadi 3 (tiga) yaitu : SIUP besar, diberikan kepada perusahaan yang memiliki modal dan kekayaan bersih atau modal disetor dalam AKTA PENDIRIAN/PERUBAHAN dengan nilai diatas Rp.500.000.000,- (limaratus juta rupiah). SIUP Menengah, diberikan kepada perusahaan yang memiliki modal dan kekayaan bersih atau modal disetor dalam AKTA PENDIRIAN/PERUBAHAN dengan nilai diatas Rp.200.000.000,- (duartus juta rupiah) s/d Rp. 500.000.000,- (limaratus juta rupiah). SIUP Kecil, diberikan kepada perusahaan yang memiliki modal dan kekayaan bersih atau modal disetor dalam AKTA PENDIRIAN/PERUBAHAN dengan nilai sampai dengan Rp.200.000.000- (duartus juta rupiah). Prosedur Permohonan SIUP Perusahaan mengambil formulir, mengisi dan mengajukan permohonan SIUP beserta persyaratannya melalui Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota/Wilayah sesuai domisili perusahaan untuk permohonan SIUP Menengah dan SIUP Kecil. Sedangkan untuk permohonan SIUP Besar diajukan melalui Kanwil Perindustrian dan Perdagangan Kota/Propinsi sesuai domisili perusahaan. Sesuai Perda Nomor 05 Tahun 2002 persyaratan permohonan SIUP yaitu :
Foto copy KTP 2 (dua) lembar
Foto copy Undang-Undang Gangguan /Hinder Ordonantie (HO), bagi usaha yang memerlukan
Foto copy Surat Ijin Tempat Usaha
Pas Foto Warna Ukuran 3×4 cm sebanyak 3 (tiga) lembar
Materai 6000 sebanyak 2(dua) lembar
Surat Keterangan Usaha dari Desa/Lurah
Contoh SIUP:
SITU (Surat Izin Tempat Usaha)
Perusahaan perlu dan harus mengurus SITU demi keamanan dan kelancaran usahanya. SITU, dikeluarkan oleh pemerintah kabupaten atau kotamadya berdasarkan ketentuan undang-undang yang berlaku.
Berikut ini adalah prosedur pengurusan SITU :
Pemohon mengisi formulir permohonan SITU dengan dilampiri izin tertulis dari masyarakat sekitar perusahan dalam bentuk tanda tangan persetujuan dan tidak keberatan dengan keberadaan dan kegiatan usaha tersebut.
Formulir permohonam SITU disahkan atau diketahui oleh kelurahan dan kecamatan untuk memperkuat izin tempat usaha.
Setelah diketahui oleh kelurahan dan kecamatan, maka formulir permohonan izin tersebut diurus ke kabupaten/kotamadya untuk memperoleh SITU.
Setelah itu petugas dari pemerintahan akan memeriksa tempat usaha apakah sudah cocok dengan semua data yang diberikan. Apabila semua persyaratan sudah sesuai. Selanjutnya pemohon membayar retribusi kepada pemerintah yang dalam waktu sekitar 14 hari kerja, SITU akan diterbitkan. setahun sekali SITU harus di registrasi/daftar ulang.
Sesuai Perda Nomor 15 Tahun 2001 persyaratan permohonan SITU yaitu :
Foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebanyak 1 (satu) lembar
Foto copy Bukti Pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebanyak 1 (satu)lembar
Pas Foto Warna ukuran 3×4 cm sebanyak 1 (satu) lembar
Akta Pendirian Usaha, bagi Koperasi, CV dan lain-lain yang memerlukan
Undang-Undang Gangguan/Hinder Ordonatie (HO)~bagi usaha yang memerlukan.
Surat Keterangan Usaha dari Lurah/Desa
Map biasa
Contoh SITU:
NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)
Perusahaan perlu mempunyai kartu NPWP untuk diajukan ke kantor pelayanan pajak sesuai dengan domisili perusahaan. Berfungsi sebagai tanda pengenal atau identitas wajib pajak, untuk memenuhi kewajibannya, misalnya dalam pengisian SPP dan untuk keperluan yang berhubungan dengan dokumen perpajakan. Selain mendapat kartu NPWP , nanti juga akan mendapat surat keterangan terdaftar sebagai wajib pajak dengan persyaratan : – Pengisian formulir pengajuan NPWP – Melampirkan legalitas perusahaan (Akta Pendirian, SK Menkumham & SKDP) – Fotokopi KTP, NPWP, dan KK pengusaha)
Contoh NPWP:
NRP (Nomor Register Perusahaan) atau TDP (Tanda Daftar Perusahaan) Perusahaan yang wajib daftar dalam TDP (termasuk perusahaan asing) yang berkependudukan dan menjalankan usahanya diwilyah Indonesia menurut ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku (dan telah memiliki izin), termasuk didalamnya kantor cabang, kantor pembantu, anak perusahaan, serta agen dan perwakilan dari perusahaan itu yang mempunyai wewenang untuk mengadakan perjanjian. NRP/TDP wajib dipasang di tempat yang mudah dilihat oleh umum. Nomor NRP/TDP wajib dicantumkan pada papan nama perusahaan dan dokumen-dokumen yang dipergunakan dalam kegiatan usaha. Pendaftaran dilakukan ke Dinas Perdagangan yang berada di Kota domisili perusahaan dengan persyaratan sbb :
Pengisian formulir pengajuan TDP
Melampirkan legalitas perusahaan (Akta Pendirian, SK Menkumham, SKDP, NPWP & SIUP)
Pas foto direktur perusahaan ukuran 3×4 (2 lembar berwarna).
Contoh TDP :
Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI)
Secara singkat pengertian hak atas kekayaan intelektual (HaKI) dapat diartikan sebagai hak yang merupakan hasil kegiatan intelektual manusia, atau kemampuan yang memberikan manfaat ekonomi. Dapat dikatakan sebagai hak eksklusif atau diberikan hanya untuk sebagian orang atau kelompok yang menciptakan karya tersebut. Urusan terkait dengan HaKI adalah urusan yang sangat serius baik sebagai orang yang memproduksi karya kreatif, maupun sebagai pengguna. Jangan sampai kita dirugikan atau malah merugikan orang lain. Negara dalam hal ini pemerintah di bawah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia, memiliki satu direktorat yang khusus mengurusi HaKI, yaitu Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Seperti contohnya : Tenun ikat Sikka telah mendapatkan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Dengan ditetapkannya HAKI tenun ikat Sikka, maka sektor usaha maupun industri para penenun ikat di Sikka sudah terjamin undang-undang. Hak Atas Kekayaan intelektual atas tenun ikat Sikka bertujuan meningkatkan daya kompetisi dan pangsa pasar dalam komersialisasi, serta dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam penentuan strategi penelitian, usaha dan industri di Indonesia. Dalam arti lain bahwa ikat tenun Kabupaten Sikka sudah diakui secara nasional dan internasional karena tenun ikat sudah memiliki HAKI. Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) membuat membedakan kekayaan intelektual menjadi dua jenis, yaitu : 1. Hak Cipta Dikutip dari laman DJKI, “Hak Cipta adalah hak eksklusif pencipta yang timbul secara otomatis setelah suatu ciptaan diwujudkan dalam bentuk nyata berdasarkan prinsip deklaratif.” Contoh ciptaan yang dilindungi hak cipta adalah sebagai berikut:
Buku, pamflet, program komputer, perwajahan karya tulis yang diterbitkan, serta segala hasil karya tulis lainnya;
Ceramah, pidato, kuliah, dan ciptaan lainnya yang sejenis;
Alat peraga yang dibuat dalam rangka kepentingan pendidikan serta ilmu pengetahuan;
Lagu atau musik;
Drama atau drama musikal, tarian, pewayangan, koreografi, dan pantomim;
Seni rupa;
Arsitektur;
Peta;
Seni batik;
Fotografi;
Terjemahan, dll. 2. Hak Kekayaan Industri Ada beberapa turunan dari Hak Kekayaan Industri : 1.Hak Paten : hak yang dapat dimiliki oleh seorang penemu atas temuan barunya di bidang teknologi. Misalnya, seorang penemu menemukan teknologi tertentu yang jika diaplikasikan pada sebuah jam, maka jam tersebut dapat menyala tanpa baterai. Seorang penemu yang mematenkan temuannya, berhak secara eksklusif untuk menggunakan teknologi temuannya atau mengizinkan pihak lain untuk menggunakan teknologi temuannya tersebut. 2. Hak atas Merek : Misalkan Rolex, Hublot dll. Hanya pemilik hak merek Rolex-lah yang diizinkan untuk melabel produknya dengan merek tersebut dan memberikan statement bahwa produknya asli. 3. Desain Industri : misalnya jam tangan adalah desain khas yang membedakan satu jam tertentu dengan jam lainnya. Contoh desain skeleton, sport, atau classic yang dimiliki dan menjadi signature oleh merk jam tangan tertentu. 4. Indikasi Geografis : adalah suatu tanda yang merujuk asal suatu produk. Klasifikasi indikasi geografis dirasa perlu, karena faktor geografis juga dapat memberikan reputasi, kualitas, dan karakteristik tertentu terhadap suatu produk. Indikasi geografis ini dapat dimunculkan dalam label atau stiker pada kemasan produk.
Jika kita ingin memiliki perusahaan yang memproduksi suatu karya kita perlu untuk mendaftarkan HaKI atas produk atau karya perusahaan agar mendapatkan perlindungan hukum dan diakui karyanya.
Yuk, Mulai Usaha Mandiri adalah topik webinar yang dibawakan oleh Ibu Dr. Dewi Motik, M.Si (Social enterpreneur, Penulis, Pengajar, dan Motivator)
Ket Foto: Ibu Dewi sedang memparkan materi pada webinar Menjadi Wirausaha, Siapa Takut… Jadi Konglomerat Pasti Bisa
Kali ini saya akan membagikan apa yang saya dapatkan dalam Webinar Kewirausahaan Mahasiswa dan Pemuda Series #1 dengan tema “Menjadi Wirausaha, Siapa Takut???, Jadi Konglomerat Pasti Bisa!!!”. Pada awal pemaparan yang paling saya garis besarkan dari pemaparan Ibu Dewi adalah semua bisa asal anda mau dan ingin berusaha. Apapun yang ingin kita lalukan jika kita yakin nantinya akan berdampak baik pasti hasilnya juga baik. Dalam menjalankan usaha juga kita perlu yakin dengan pilihan usaha kita atau produk yang kita tawarkan itu bisa di terima oleh banyak orang. Tidak harus semua orang suka dengan produk kita, pasti ada saja yang tidak suka karna kita tidak akan bisa menyenangkan semua orang yang seleranya sangat beragam. Yang suka dengan produk kita, kita pertahankan dan yang tidak suka kita jadikan sebagai evaluasi untuk jadi lebih baik. Jangan gampang sakit hati ataupun menyerah dengan apa yang kita kerjakan untuk memulai bisnis.
Ada berbagai macam faktor individu ingin memulai usaha bisa karna pengalaman, bisa juga karna terpaksa (karna keadaan kita membutuhkan uang lebih untuk bisa bertahan hidup) atau karna hobi (misalkan suka masak, mengajar, dan berbagai hal). Contohnya ada seorang Ibu rumah tangga karna di tinggalkan oleh suaminya (dalam arti meninggal dunia) dia harus mencari nafkah dan sekaligus mengurus anaknya dan menyekolahkannya, sejak saat itu Ibu tersebut mulai mencari koneksi dari arisan atau dari pengajian memperbanyak teman dan mulai terpikir untuk menjual barang-barang yang dia lihat di Tanah Abang yang dirasanya menarik untuk ditawarkan kepada teman-temannya. Sampai akhirnya dia punya modal untuk membuka toko sendiri dan menguliahkan anaknya bahkan sampai keluar negeri. Usaha yang tanpa modal hanya modal kepercayaan dari kenalannya sampai membuat konveksi sendiri.
Kita bisa mengikuti pasar atau mencipkatakan pasar Mengikuti pasar artinya kita mengikuti trend itu sendiri. Ada beberapa tipe konsumen yang akan selalu tertarik dan memiliki perhatian lebih kepada perkembangan tren baru. Oleh karena itu, secara tidak langsung kita juga bisa mengetahui minat para konsumen saat ini. Salah satu contoh jika kita menjual HP orang-orang sekarang banyak tertarik dengan Android sudak bukan dengan platform iOS lagi karna sudah ketinggalan zaman. Menciptakan pasar artinya kita membuat suatu inovasi baru yang belum ada sebelumnya atau yang sudah ada tapi memakai gaya yang baru. Contohnya dulu sudah ada yang namanya es doger dulunya memakai bahan-bahan bahkan pewarna yang bisa di katakana kurang sehat dan cara penyajiannya juga kurang menarik hanya dijual oleh pedagang keliling yang pasti tidak higienis sekarang kita bisa buat es doger tersebut dengan konsep yang sama tapi lebih bersih tampilannya lebih menarik dan memakai bahan pewarna yang lebih sehat bahkan ada menyajikan esdoger ditaruh di dalam buah melon/ kelapa yang dijadikan sebagai mangkuknya.
Zaman sekarang teknologi sudah canggih. Media sosial bisa jadi sarana kita untuk mempromosikan produk kita, jangan malu untuk menawarkan sesuatu. Dan jangan terlalu banyak teori yang penting kita mulai dulu ada peluang apa yang kita rasa bisa kita kembangan, langsung kerjakan tawarkan ke orang-orang yang kita kenal saja dulu, baru mulai perbanyak relasi pelan-pelan. Kalau gagal coba lagi jangan pantang menyerah manfaatkan network yang ada. Mulai sekarang jangan terlalu banyak membuang waktu untuk hal-hal yang di rasa kurang penting, kita harus bisa menetapkan skala prioritas. Apa yang harus kita kerjakan terlebih dahulu dan apa yang kita kerjakan kemudian. Hidup ini pilihan apa yang kita kerjakan sekarang menentukan apa yang akan terjadi nantinya. Yang terakhir kita harus bahagia dulu, orang yang bahagia pasti kaya tapi orang yang kaya belum tentu bahagia. Keluarga sukses, pekerjaan sukses, dan usahapun sukses. Semoga pembahasan ini bisa lebih memotivasi kita untuk memulai usaha jangan takut atau malu untuk memulai sesuatu, tanpa modal sekalipun juga kita punya niat dan usaha pasti bisa berkembang.
Pembahasan kali ini masih lanjutan dari “My Idea BMC” sebelumnya. Saya akan menambahkan 4 block untuk menggenapinya menjadi 9 pilar utama Business Model Canvas yang saya buat sebelumnya. Akan ada sedikit penjelasan singkat tentang Key Resources, Key Activities, Key Partners, dan Cost Struktures juga penggambaran utuh BMC agar kalian bisa lebih jelas memahami setiap elemen dari BMC. Berikut ini Link BMC dengan 5 block (se taro di sini linknya) untuk yang belum baca Postingan “My Idea BMC” saya sebelumnya.
Penjelasan 4 Elemen Model Bisnis Canvas saya
Key Resources
Berisi tentang bahan baku produk, sumber daya yang harus dimiliki dan asset yang dibutuhkan dalam menjalankan bisnis.
Key Activities
Berisi tentang strategi bisnis dan kegiatan yang akan dilakukan untuk mencapai target bisnis anda.
Key Partners
Penggambarannya setiap bisnis tidak bisa berjalan sendiri kita butuh supplier, vendor atau agensi untuk bisa mendapatkan atau menggerjakan kebutuhan bisnis kita.
Cost Structures
Berisi biaya-biaya yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis tersebut.
Contoh Business Model Canvas
Rencananya saya akan membuat bisnis Baju Kaus dengan motif-motif yang menarik. Dikarnakan kaus paling sering dipakai baik untuk di rumah ataupun saat berpergian. Berikut ini contoh lengkap business model canvasnya:
Bisnis yang akan dijalankan adalah bisnis pakaian/baju kaos dengan motif dan gambar yang menarik. Setiap bulannya akan ada pergantian motif, warna, design yang berbeda sesuai dengan trend/permintaan pelanggan. Baju menggunakan bahan Cotton Combed 30s memiliki bahan serat kapas yang lebih panjang. Bahan ini pas untuk menjadikan bahan Kaos Cotton premium yang mempunyai kwalitas tinggi karna bahan ini adalah satu diantara bahan yang mempunyai banyak keunggulan, serta kelebihan bahan cotton atau katun ini dapat menyerap keringat dengan baik, tahan lama serta tidak menyebabkan panas waktu dipakai, oleh karena itu bahan cotton pas untuk jadi bahan basic Kaos Cotton. Rencananya kaus ini akan dipasarkan untuk anak-anak dengan ukuran S,M,L dan remaja/dewasa laki-laki/perempuan ukuran all size, S,M,L, XL.
My Business Model Canvas (BMC) Business Model Canvas (BMC) adalah kerangka kerja yang digunakan untuk mendefinisikan model bisnis startup. BMC disusun dengan tujuan untuk menjelaskan, menilai, memvisualisasikan, serta mengubah model bisnis sehingga kinerja yang dihasilkan oleh startup lebih maksimal. Business Model Canvas memiliki sembilan elemen yang mencakup Customer Segment, Value Proposition, Channel, Customer Relationship, Revenue Stream, Key Resources, Key Activities, Key Partnership, dan Cost Structure. Untuk contoh kali ini saya buat menggunakan 5 model Bisnis dengan BMC, yaitu sebagai berikut :