Market Insight

Pembahasan kali ini saya dapat dari Webinar dengan tema “Marketing Insight – Apa dan Bagaimana”. Yang di bahas oleh narasumber pertama yaitu Ibu Diana Fajarwati – Associate Director at Prompt Research. Disini kita akan membahas apa itu Marketing Insight dan bagaimana cara kita mendapat market Insight itu sendiri.

Ibu Diana Fajarwati sedang memaparkan materi Webinar “Marketing Insight Apa dan Bagaimana”

Business Goal

Dalam berbisnis pasti kita punya tujuan yang ingin kita capai. Berikut ini adalah beberapa kategori dalam business goal:

  1. Diterima oleh pasar : Bagaimana caranya bisnis kita bisa diterima oleh pasar
  2. Consumers satisfaction : Bagaimana bisnis kita bisa di senangi oleh pasar
  3. Profit : Dan bagaimana caranya menghasilkan profit bagi perusaan

3 hal ini dapat di capai jika kita bisa memahami kebutuhan pasar. Kebutuhan konsumen akan terus berubah secara dinamis sesuai dengan perkembangan yang ada. Seperti misalnya kalau dulu kita tidak begitu peduli dengan kesahatan sekarang karena adanya pandemic covid-19 banyak orang sudah mulai hidup sehat.

Contoh Produk yang sedang tren saat ini

Ada 3 kata kunci terminologi kebutuhan pasar (bagaimana cara kita memahami pasar):

  1. Relevant (apa yang relevan dengan pasar saat ini)
    Sesuai dengan kondisi lingkungan atau trend yang berkembang saat ini. Apa yang berubah di lingkungan akan mempengaruhi perubahan pasar dan juga mempengaruhi perubahan perilaku konsumen. Seperti contoh tadi kesadaran akan kebersihan dulunya tidak terlalu dipentingkan (oleh kebanyakan orang ada istilah kata “belum 5 menit”) sekarang dengan adanya covid-19 orang-orang semakin peduli dengan kebersihan. Relevan itu terkait dengan lingkungan yang nyata terjadi saat ini. Satu contoh lagi agar lebih memahami : Generasi sekarang ini seluruh hidupnya sudah full di HP (diinternet) karena konsidi saat ini yang tidak memungkinkan untuk sekolah atau membuat kerumunan yang bisa menyebarkan virus covid-19 ini, seruruh sekolah/universitas akhirnya membuat system belajar mengajar online. Guru-guru harus bisa beradaptasi mencari formulasi untuk bisa mengajar dengan baik dan menyampaikan setiap materi agar bisa dipahami oleh para murid walaupun tanpa adanya tatap muka.
  2. Appealing (apa yang menarik dan disukai oleh pasar saat ini)
    Produk yang relevan itu belum tentu menarik buat konsumen, Produk itu juga harus disenangi oleh konsumen. Pertanyaannya adalah sekarang konsumen sedang senang dengan produk/jasa apa? Contohnya : sekarang sedang trend kosmetik korea banyak sekali anak-anak muda wanita ataupun bahkan pria yang ingin sekali wajahnya terlihat glowing seperti artis-artis korea, mulailah keluar banyak sekali produk-produk kecantikan mulai dari makeup, masker, dan berbagai macam skincare lainnya. Menimbulkan suatu emosional positif.
    Ada 3 komponen appealing :
    a. Functional value (dari fungsinya atau fiturnya yang membuat value positif)
    b. Emotional value (yang bisa meningkatkan emosional positif yaitu membuat orang merasa nyaman, merasa senang, dan merasa terbantu).
    c. Symbolic Value (misalkan kalau kita menggunakan barang baju/sepatu/aksesoris tersebut bisa membuat kita jadi terlihat muda, terlihat maco, atau jadi terlihat lebih cantik dan lain sebagainya)  
  3. Suitable (Empati terhadap kapasitas konsumen)
    Berbicara soal empati kita terhadap suatu kapasitas konsumen (Kemampuan konsumen terkait dengan produk). Kalau kita memakai kapabilitas konsumen umumnya kita berbicara tentang kemampuan financial. Konsumen itu mampu atau tidak membeli produk kita. Tapi suitabel tidak hanya sekedar finansial saja kita juga harus tau problem konsumen terkait dengan lifestyle (gaya hidup) dan juga demographic, sociographic, belive. Suitable ini biasanya digunakan untuk memilih target market yang tepat dan pemahaman tentang pasar.
Kapabilitas konsumen

Apa yang disebut dengan insight?

Insight adalah suatu informasi yang sudah sampai pada intinya bagaimana kita bisa memahami suatu problem yang complicated. Kita mendapatkan informasi yang clear, deap dan kadang-kadang munculnya tiba-tiba.

Market insight adalah bagaimana kita memahami suatu pasar dengan jelas dan mendalam. Jika terjadinya tiba-tiba Bagaimana cara mendapatkan insight ? yaitu dengan melakukan market research. Market research adalah perencanaan, pengumpulan, dan analisis data yang relevan dengan pengambilan keputusan pemasaran dan mengkomunikasikan hasil analisis ini kepada manajemen.

  • Qualitative Research
    Bisa dilakukan dengan observasi melihat Tren yang terjadi di masyarakat secara langsung. Ethnography /netnography (lazim dilakukan) dilihat berdasarkan pemahaman akan suatu fenomena.
  • Quantitative Research
    Penelitian yang menggunakan analisis untuk mendapatkan informasi, dilihat berdasarkan fakta-fakta sosial yang terukur dengan jelas. Untuk melakukan quantitative research ini sekarang sudah lebih mudah bisa memakai online survey yang ada di internet. Pertanyaannya adalah apa saja yang bisa kita di lakukan dalam online survey? Misalkan kita punya beberapa jenis label yang sudah dibuat dan mau memilih label yang paling appealing, cocok dengan consumen. Kita bisa memakai online survey agar bisa lebih mudah. Berikut ini 3 basic pertanyaan dalam online survey :
    – Apa problem utama anda terkait dengan ….
    Misalkan, anda sekarang ini sedang mengeluarkan produk terkait dengan pembersih wajah atau cream wajah, jadi apakah problem utama anda terkait dengan pembersih wajah misalnya berjerawat, kusam, dan ada kerutan.
    – Jika ada solusi dari problem tersebut, apa yang berubah dalam hidup anda ….
    Ini bisa juga melihat apakah produk kita ini benar-benar dibutuhkan atau tidak bagi konsumen.
    – Seberapa mudah /susah menemukan solusi tersebut dipasar?
    Dari sini kita bisa menemukan apakah yang paling problematik dari konsumen terkait dengan perawatan contoh kulitnya sangat sensitive susah sekali untuk cocok dengan berbagai produk kecantikan ini yang harus kita perhatikan yang belum ada solusinya dipasar.
  • Sosial Media Listening
    Contohnya kita bisa melihat produk apa yang paling dibutuhkan saat ini lewat review dari vloger” di Instagram misalnya biasanya banyak sekali yang akan mengikuti produk yang dipakai oleh vloger tersebut. Bisa juga dari Tik Tok, Instagram dan berbagai macam platform sosial media lain yang sekarang sudah banyak orang yang memakainya.
    Ketiga hal ini akan terus berubah sesuai dengan perkembangan zaman.

Kesimpulan :
Kita harus bisa beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang ada, kita harus tau apa yang di butuhkan dan apa yang disukai oleh pasar. Banyak hal yang bisa kita lakukan sebagai stategi kita untuk memasarkan produk melalui sosial media yang semakin berkembang dan menjadi tren zaman ini. Dengan media sosial kita juga bisa membuat suatu survey dengan berbagai kalangan dengan biaya yang murah bahkan tanpa biaya berinteraksi langsung dengan pasar. Dan menggunakannya untuk pemasaran dan menyusun target-target market. Bagaimana memulainya? mulai aja dulu (beradaptasi dengan lingkungan)buatlah sebuah ekperimen-ekperimen untuk bisa mencapai produk yang benar-benar unggul di pasar.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai